Satu pokok pembahasan utama
Judul halaman sebaiknya menjelaskan isi yang benar-benar tersedia di bawahnya. Frasa yang menarik tetapi tidak terkait dengan artikel dapat mengecewakan pembaca. Pada tulisan yang panjang, satu judul utama lalu beberapa subjudul yang spesifik biasanya menghasilkan alur lebih jelas.
Struktur tersebut tidak harus terasa kaku. Pembahasan bisa dimulai dari persoalan, berlanjut ke penjelasan, dan ditutup dengan langkah praktis. Urutan yang masuk akal membantu pengunjung membaca sebagian artikel tanpa kehilangan konteks keseluruhan.
Subjudul sebagai peta jalan
Pembaca internet sering memindai halaman lebih dulu daripada membaca setiap kalimat. Subjudul yang informatif memberi gambaran tentang manfaat suatu bagian. Hindari memberi nama terlalu umum pada seluruh seksi, misalnya mengulang βinformasi pentingβ berkali-kali tanpa menjelaskan apa yang penting.
Selain memudahkan manusia, elemen heading HTML membawa informasi struktural bagi pembaca layar. Memakai ukuran huruf besar saja tidak menggantikan fungsi heading yang benar. Karena itu keputusan tata letak perlu berjalan searah dengan penandaan semantik dokumen.
Tautan internal yang relevan
Sebuah artikel dapat mengarahkan pembaca ke tulisan pendamping ketika topiknya memang berkaitan. Misalnya penjelasan tentang ukuran gambar dapat dihubungkan dengan kinerja halaman. Hubungan tersebut lebih bermanfaat daripada menyisipkan tautan berulang yang tidak memperluas pemahaman.
Setiap tautan sebaiknya mempunyai teks yang memberi gambaran tentang tujuan. Pembaca perlu mengetahui apakah mereka akan membuka artikel, katalog, atau situs di luar halaman informasi. Kejelasan rute merupakan unsur pengalaman membaca yang sering lebih berguna daripada tambahan ornamen.

